Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Beserta unsur Mineral yang Termasuk Makronutrien & Mikronutrien

Kali ini bacamas membahas artikel tentang Pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan merupakan proses alamiah yang harus dijalani, namun dalam proses tersebut terdapat beberapa faktor yang akan menunjang atau bahkan menghambat pertumbuhan dan perkembangan tersebut. 

Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan 

Tumbuhan ketika berukuran kecil menjadi berukuran besar dan semakin banyak cabang, maka dikatakan sebagai pertumbuhan. Meskipun ketika mulai tumbuh bunga maka dikatakan mengalami perkembangan.

Perkembangan pada tumbuhan pada saat mencapai dewasa ditandai dengan adanya bunga dan juga buah pada tumbuhan berbunga. Perkembangan pada tumbuhan berupa level perubahan mulai dari biji, menjadi tanaman, kemudian berbunga dan berbuah.

Pertumbuhan berupa penambahan panjang batang dan akar disebut pertumbuhan primer, walaupun pertumbuhan diameter batang disebut pertumbuhan sekunder.  Pada tumbuhan, pertumbuhan dipengaruhi oleh unsur luar dan unsur dalam.  Unsur luar, diantaranya: makanan, gravitasi, cahaya, kelembaban, suhu dan kadar oksigen daerah tumbuhan itu berada. terjadi.

Makanan yang berupa zat dan juga mineral yang terkandung di dalam tanah adalah merupakan unsur yang paling penting untuk pertumbuhan. Mineral yang dibutuhkan tumbuhan terdiri dari makronutrisi dan mikronutrisi. Mineral makronutrisi diantaranya: oksigen, karbon , hidrogen, nitrogen, kalium, kalsium, magnesium, fosfor dan belerang.


Fungsi utama mineral makronutrisi
http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/06/pertumbuhan-dan-perkembangan-tumbuhan.html
Mineral mikronutrisi diantaranya adalah klorin, besi, boron, mangan, seng, tembaga, molibdenum, dan nikel.  

Fungsi-fungsi mineral mikronutrisi

http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/06/pertumbuhan-dan-perkembangan-tumbuhan.html
Gravitasi memberi pengaruh arah pertumbuhan. Arah pertumbuhan pada akar yang menuju pusat bumi disebut dengan yang namanya geotropisme positif, walaupun pertumbuhan akar yang akan berlawanan arah dengan pusat bumi disebut  dengan geotropisme negatif. Geotropisme negatif terjadi pada akar bakau sebab pelbagai unsur sesuai dengan fungsi akar tersebut.

Tumbuhan memerlukan cahaya untuk progres pertumbuhannya, sebab tanpa cahaya tak bisa terjadi progres fotosintesis. Namun selain itu adanya cahaya juga akan memberi pengaruh kerja beberapa zat kimia yang ada dalam tumbuhan.

Air amat penting dalam progres pertumbuhan. Air adalah  pereaksi pada hidrolisis bahan makanan cadangan. Air juga dibutuhkan untuk pemindahan cadangan makanan, gula, asam amino dan asam lemak komponen tumbuhan daerah pertumbuhan embrio.  Eksistensi air ini amat tergantung pada kelembaban tanah dan udara di sekitar tumbuhan tersebut.

Enzim bekerja untuk memobilisasi makanan pada suhu tertentu, sehingga peran suhu amat penting. Kecuali itu, suhu lingkungan yang terlalu tinggi membuat kelembaban berkurang dan progres pertumbuhan terganggu sebab kekurangan air.

Unsur lain yang penting untuk pertumbuhan adalah kadar karbon dioksida. Karbon dioksida adalah bahan utama dalam fotosintesis, yang akan menjadi bahan makanan untuk diaplikasikan dalam pertumbuhan segala komponen tumbuhan tersebut.

Hormon tumbuhan dibuat oleh jaringan tertentu yang akan diedarkan ke jaringan lain untuk memicu pertumbuhan.  Hormon pada tumbuhan ada 4 antara lain adalah auksin, sitokinin, kalin, giberelin, dan asam traumalin. Asam traumalin atau kerap kali juga disebut hormon luka berperang menstimulasi pertumbuhan di daerah yang luka pada tumbuhan.

Hormon auksin diproduksi pada ujung batang dan akar.  Auksin berperan dalam meningkatkan pengambilan oksigen, sehingga dapat meningkatkan suplai energi pada metabolisme pada tumbuhan.  Auksin juga bisa menyokong dominasi apikal, sehingga tumbuhan tak bercabang atau hanya bercabang sedikit.

Hormon giberelin terdapat pada segala komponen tubuh tumbuhan, tapi paling banyak terdapat pada biji muda.  Giberelin memberi pengaruh peningkatan pertumbuhan dan pembelahan. Giberelin bisa memperbanyak pertumbuhan tunas dan menghilangkan dominasi biji, sebab bisa menghilangkan hambatan cahaya dan suhu. Giberelin bersama sitokinin bisa diaplikasikan dalam pertumbuhan buah tanpa biji, sebab bisa memicu sel-sel karpel tanpa pembuahan.

Hormon sitokinin memiliki efek kerja berlawanan dengan auksin. Sitokinin menstimulasi pembelahan sel dan pembentukan tunas, secara khusus tunas samping.  Sitokinin juga mempercepat pertumbuhan memanjang tapi tak pada pertumbuhan membelok. Kecuali itu sitokinin juga bisa mempertahankan kesegaran jaringan, sehingga tumbuhan bisa konsisten hijau.

Hormon kalin bisa menstimulasi pertumbuhan organ-organ tertentu. Berdasarkan organ yang dibentuknya, hormon ini dapat dibedakan menjadi 4 yaitu rizokalin, kaulokalin, filokalin dan antokalin. Rizokalin untuk menstimulasi pertumbuhan akar, kaulokalin untuk pembentukkan batang, filokalin untuk pembentukan daun dan antokalin  untuk pembentukan bunga.

Belum ada Komentar untuk "Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan Beserta unsur Mineral yang Termasuk Makronutrien & Mikronutrien"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel