Proses Pencernaan Makanan Pada Manusia Lengkap Secara Kimiawi Terjadi Diluar Sel Beserta Gambarnya

Kali ini bacamas membahas artikel tentang Proses Pencernaan Makanan Pada Manusia.  Semoga dapat dengan mudah di pahami dalam proses pembalajaran.aamiin

Proses Pencernaan Makanan 

Pelaksanaan pencernaan berlangsung di dalam saluran pencernaan. Makanan yang kita makan saat masuk ke mulut dipotong dan dihaluskan oleh gigi yang ada dalam mulut.  Pelaksanaan pencernaan semacam ini disebut pencernaan secara mekanik.

Di dalam mulut, makanan dibasahi oleh air liur yang dikeluarkan oleh tiga pasang kelenjar air liur. Ekskresi air liur bisa terjadi karena stimulus penglihatan, bau, rasa, atau pikiran tentang makanan. Air liur adalah cairan agak pekat dan licin karena mengandung musin (lendir). Air liur menolong menelan makanan. 
http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/06/proses-pencernaan-makanan-pada-manusia.html
Kecuali mengandung musin, air liur juga mengandung enzim ptyalin yang disebut juga amilase. Enzim ini merubah karbohidrat menjadi gula sederhana (maltosa atau glukosa) yang bisa larut sehingga gampang dicerna. Oleh karena itu, kita merasakan rasa manis di mulut pada saat mengunyah makanan yang mengandung karbohidrat semisal nasi. Pencernaan dengan bantuan enzim disebut pencernaan secara kimiawi.

Makanan dari mulut yang masuk ke dalam kerongkongan lewat melalui hulu kerongkongan (faring). Pada saat kita menelan makanan, epiglotis (atau katup pangkal tenggorok) akan menutup tenggorokan. Dengan demikian makanan tak masuk ke dalam saluran pernapasan melainkan ke dalam kerongkongan. Makanan dari mulut yang masuk ke dalam kerongkongan dalam bentuk berupa gumpalan-gumpalan yang disebut bolus.

Dinding kerongkongan yang mengandung kelenjar yang kemudian mengeluarkan musin untuk membasahi jalan nya makanan. Bergeraknya makanan di dalam kerongkongan dibatasi oleh otot di kerongkongan. Otot yang melingkari kerongkongan mengerut dan mengendur bergantian menimbulkan gerakan meremas dan mensupport makanan masuk ke dalam lambung. Caranya, di dalam saluran kerongkongan bagian tepat di depan bolus mengendur, meski tepat di belakang bolus mengerut sehingga bolus ditunjang ke bawah. Gerak seperti pada kerongkongan itu disebut gerak peristaltik. 
http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/06/proses-pencernaan-makanan-pada-manusia.html

Makanan dari kerongkongan masuk ke dalam lambung. Saat makanan masuk, otot lingkar membuka dan menutup kembali supaya makanan tetap di dalam lambung. Ketika makanan akan masuk, lambung akan menjadikan makanan tersebut menjadi getah lambung yang bersifat asam karena banyak mengandung zat HCl.Asam lambung akan mematikan kuman yang terbawa makanan yang tertelan dan merubah sifat protein dalam makanan sehingga gampang dicerna. Asam lambung juga memiliki fungsi untuk mengaktifkan pepsin yang mana berasal dari pepsinogen. Di dalam lambung, makanan mengalami pencernaan kimiawi oleh enzim yang dibuat dinding lambung, adalah pepsin dan renin.

Makanan berada di lambung sekitar 4 jam, tergantung pada jenis makanannya. Cairan lebih singkat berada di lambung, meski makanan padat dan kaya protein tinggal lebih lama. Protein yang ada di dalam makanan akan diubah menjadi pepton yang dilakukan oleh enzim pepsin. Kalau makanan mengandung protein susu (kasein) karenanya oleh enzim renin akan digumpalkan.

Makanan dari lambung masuk sedikit demi sedikit ke dalam usus halus. Di usus halus sedang terjadi pencernaan kimiawi yang dilakukan oleh enzim yang mana terdapat pada usus halus. Enzim pencernaan hal yang demikian dibuat oleh pankreas yang berlokasi di bawah lambung. Enzim pencernaan yang dibuat pankreas antara lain tripsin, amilopsin, dan lipase.  Sehingga yang terjadi pada usus 12 jari, pepton akan diubah menjadi zat asam amino yang dilakukan oleh enzim tripsin. Amilopsin akan merubah pati yang sudah tercerna beberapa atau seluruhnya semenjak dari mulut menjadi gula sederhana.  Pada usus 12 jari, pencernaan lemak diawali oleh enzin lipase sehingga lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Lemak akan diemulsi oleh cairan empedu yang dibuat oleh empedu.  

http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/06/proses-pencernaan-makanan-pada-manusia.html

Dalam usus halus yang mana bagian jejenum pepton akan diubah menjadi asam amino oleh enzim tripsin. Karbohidrat berbentuk amilum akan diubah menjadi maltosa oleh enzim amilase, meski yang berbentuk sukrosa diubah menjadi fruktosa oleh enzim sukrase. Kalau kita memakan karbohidrat yang mengandung laktosa karenanya akan diubah menjadi glukosa dan galaktosa oleh enzim laktase.

Akhir pencernaan menjadikan disakarida dan monosakarida dari karbohidrat; asam amino dari protein dan asam lemak serta gliserol dari lemak. Vitamin dan mineral tak mengalami pencernaan dan bisa segera diresapi oleh usus halus. Di dalam jonjot usus halus terdapat pembuluh kapiler darah dan pembuluh kil. Pembuluh darah berfungsi meresap dan mengangkut sari-sari makanan berupa glukosa, asam amino, vitamin, dan mineral ke segala tubuh. Pembuluh kil bertugas meresap dan mengangkut asam lemak dan gliserol menuju ke pembuluh balik besar di bawah tulang selangka. Di ujung usus halus, segala sari makanan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh sudah diresapi. Sisanya berupa ampas makanan yang akan masuk ke dalam usus besar.

Ampas makanan terdiri dari makanan yang tak bisa dicerna (terutama selulosa), kuman, sel saluran pencernaan yang mati, dan air. Ampas makanan yang masuk menuju ke dalam usus besar memiliki bentuk seperti cairan. Umumnya itu disebabkan selama pencernaan berlangsung, banyak terjadi penambahan air untuk menolong pencernaan makanan. Air hal yang demikian berasal dari sekresi kelenjar di mulut, lambung, dan usus halus. Di usus besar, kelebihan air akan diresapi oleh dinding usus besar sehingga ampas makanan menjadi berbentuk padat yang disebut feses (tinja). Feses dikeluarkan dari dalam tubuh melalui dubur.

Lamanya sisa makanan berada di usus besar tergantung keadaan feses dan jumlah air yang diresapi. Kalau feses berada di usus besar selama 12-14 jam. Kalau terjadi gangguan usus besar karena virus atau kuman, makanan akan pesat melalui usus besar dan absorpsi air sungguh-sungguh sedikit, sehingga feses berbentuk cair. Kalau ini disebut diare. Kesudahannya diare terjadi dalam waktu yang lama, penderita bisa mengalami kekurangan cairan tubuh yang disebut dehidrasi. Sebaliknya, usus besar bisa membendung feses untuk waktu yang lama. Keadaan feses menjadi sungguh-sungguh kering karena terlalu banyak air yang diresapi. Kalau ini disebut ambeien (konstipasi).

Belum ada Komentar untuk "Proses Pencernaan Makanan Pada Manusia Lengkap Secara Kimiawi Terjadi Diluar Sel Beserta Gambarnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel