Gerak Tropisme dan Gerak Nasti Pada Gerak Tumbuhan

Kali ini BACAMAS akan membahas artikel tentang Gerak Tumbuhan, semoga artikel ini dapat membantu kita semua dalam mempelajari ilmu yang akan kita capai

Salah satu ciri pada makhluk hidup adalah sanggup bergerak. Gerak pada tumbuhan berbeda dengan gerak hewan yang memakai otot. Gerak pada tumbuhan terjadi karena progres tumbuh atau karena stimulus dari luar.  Tumbuhan memberi reaksi terhadap stimulus yang berasal dari cahaya, gaya tarik bumi, dan air. Ada pula tumbuhan yang mana sangat peka terhadap sentuhan dari zat kimia. Respons tumbuhan terhadap stimulus hal yang demikian disebut energi iritabilitas atau energi peka terhadap stimulus.

Gerak pada tumbuhan terbatas pada komponen tertentu tubuh tumbuhan. Semisal, gerakan ujung tunas ke arah cahaya, gerakan akar menembus tanah, gerakan sulur membelit, dan gerakan karena sentuhan. Gerak yang mendekati arah stimulus adalah gerak positif, meski gerak menjauhi stimulus adalah gerak negatif. Pada dasarnya ada dua tipe gerak tumbuhan, adalah gerak tropisme dan gerak nasti. Gerak tropisme adalah gerak yang dipengaruhi oleh arah datangnya stimulus, meski gerak nasti adalah reaksi yang tidak dipengaruhi oleh arah datangnya stimulus.

Kecuali itu ada gerak taksis, adalah gerak yang adalah gerak berpindah daerah beberapa atau segala komponen tumbuhan. Gerak taksis ini biasanya akan terjadi pada tumbuhan dengan tingkat rendah. Pada tumbuhan lumut akan terjadi gerak sel yang mana gamet jantan menuju ke sel gamet betina. Pergerakan ini terjadi dikarenakan adanya zat-zat kimia yang ada pada sel gamet betina. Gerak ini adalah gerak perpindahan daerah beberapa tumbuhan yang disebabkan oleh stimulus zat kimia, maka disebut gerak kemotaksis. 

A. Gerak Tropisme 

Ujung batang tumbuhan senantiasa tumbuh ke arah sumber cahaya. Seandainya cahaya datang dari atas, tumbuhan akan tumbuh tegak mengarah ke atas. Seandainya ini dapat kamu amati pada tumbuhan yang hidup di alam bebas. Tanaman pot yang diletakkan di dalam ruangan dan men-dapat cahaya dari samping, ujung batangnya akan tumbuh membengkok ke arah datangnya cahaya. Gerak tumbuhan yang dipengaruhi oleh arah datangnya stimulus disebut tropisme. Tropisme yang disebabkan oleh stimulus cahaya disebut fototropisme.

http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/07/gerak-tropisme-dan-gerak-nasti-pada.html


Pada tumbuhan, komponen yang peka terhadap stimulus adalah komponen ujung tunas. Seandainya gerak hal yang demikian mengarah ke sumber stimulus disebut fototropisme positif, contohnya gerak pada ujung tunas.

Sesudah dengan teliti keempat biji yang baru berkecambah pada gambar hal yang demikian. Ujung tunas pada biji kecambah (a) diperkenankan terbuka (b) ditutup dengan karbon (c)  ditutup menggunakan plastik transparan (d) komponen batangnya juga ditutup dengan karbon. Biji-biji hal yang demikian dikasih stimulus cahaya dari arah samping kanan. Akhirnya 24 jam rupanya kecambah (b) batangnya tetap tumbuh ke atas, meski kecambah  (a), (c) dan (d) ujung tunasnya tumbuh membengkok ke arah datangnya cahaya.

Kecambah (b) tetap tumbuh tegak meski mendapat cahaya dari samping. Seandainya ini terjadi karena komponen yang peka, adalah ujung tunas, tertutup oleh karbon sehingga ujung tunas tidak mendapatkan stimulus cahaya. Seandainya gerak fototropisme positif tidak terjadi.

Pada kecambah (a) ujung tunas tumbuhan yang membengkok ke samping menuju ke arah cahaya. Pada kecambah (c) meski tertutup tetapi tetap tembus cahaya sehingga tunas tetap membelok ke samping. Batang yang tertutup karbon tidak menghambat pertumbuhan tunas ke arah cahaya, karena komponen yang peka cahaya adalah ujung tunas, sehingga pada kecambah (d) tetap terjadi gerak fototropisme positif.

Akar tumbuhan senantiasa tumbuh ke arah bawah imbas stimulus gaya tarik bumi (gaya gravitasi). Gerak tumbuh akar ini adalah contoh lain dari gerak tropisme. Gerak yang disebabkan stimulus gaya gravitasi disebut geotropisme. Biasanya gerak akar diakibatkan oleh stimulus gaya tarik bumi dan arah gerak menuju datangnya stimulus, maka gerak tumbuh akar disebut geotropisme positif.


http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/07/gerak-tropisme-dan-gerak-nasti-pada.html


Seandainya biji jagung yang baru berkecambah diletakkan mendatar, maka pertumbuhan akar akan membelok ke arah bawah, dan ujung batang membelok ke atas.  Gerak tropisme lainnya contohnya gerak tumbuh akar yang dipengaruhi ketersediaan air tanah disebut dengan gerak hidrotropisme.

http://bukudidik.blogspot.co.id/2016/07/gerak-tropisme-dan-gerak-nasti-pada.html

Model akar tumbuh lurus ke arah bawah untuk mendapat air dari dalam tanah. Akan tetapi, apabila pada arah ini tidak terdapat cukup air, maka akar akan tumbuh membelok ke arah yang cukup air. Dengan demikian, arah pertumbuhan mungkin tidak sejajar dengan gaya tarik bumi.

Gerak akar yang menuju pada sumber air ini disebut dengan gerak hidrotropisme positif. Gerak tropisme dapat juga dialami oleh tumbuhan dikala berinteraksi dengan benda padat, contohnya dikala suatu kawat besi didekatkan pada tanaman kacang, maka kawat akan dibelit.  Gerak seperti ini disebut sebagai tigmotropisme

B. Gerak Nasti

Tumbuhan itu adalah tumbuhan putri malu atau disebut juga si kejut.  tumbuhan putri malu disentuh, daun-daunnya akan segera menutup. Arah penutupan daun tidak dipengaruhi oleh arah datangnya stimulus. Gerak tumbuhan yang arahnya tidak termakan oleh arah datangnya stimulus disebut nasti. Nasti yang terjadi karena stimulus sentuhan seperti pada putri malu disebut tigmonasti.

 lain gerak nasti terjadi pada bunga pukul empat. Bunga ini mekar pada sore hari karena stimulus cahaya matahari pada dikala itu. Gerak nasti yang disebabkan stimulus cahaya matahari seperti pada bunga pukul empat itu disebut fotonasti.

Belum ada Komentar untuk "Gerak Tropisme dan Gerak Nasti Pada Gerak Tumbuhan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel