Organ Organ Pernapasan pada Manusia dan Fungsinya
kali ini bacamas.com akan membahas artikel
mengenai organ pernafasan pada manusia berserta fungsi dan gambarnya,
semoga artikel ini dapat bermanfaat buat kita semua, agar menjadi lebih tau
tentang pernafan manusia pada kehidupan sehari-hari, aamiin...
A.
Organ-Organ
Pernapasan
Bernafas merupakan cara kerja yang sangat penting bagi manusia. Pada cara kerja ini terjadi pertukaran oksigen dan karbon dioksida antara tubuh dan lingkungan. Sebelum membahas metode pernapasan lebih jauh, akan dibuktikan dulu beberapa organ yang berperan dalam system pernapasan.
Kau tentunya telah mengetahui organ apa saja yang berperan dalam cara kerja pernapasan. Bisakah kau menyebutkannya secara berurutan mulai dari bagian paling luar? Supaya kau lebih mengerti, pelajarilah uraian berikut.
1. Hidung
Hidung merupakan organ pernapasan yang lokasinya paling luar. Manusia menghirup udara lewat hidung. Pada permukaan rongga hidung ada semacam rambut-rambut yang sangat halus dan juga selaput lendir yang memiliki fungsi untuk menyaring udara yang masuk dari kotoran seperti debu atau benda lainnya. Didalam rongga hidung terjadi penyesuaian suhu dan kelembapan udara sehingga udara yang masuk ke paru-paru tak terlalu kering ataupun terlalu lembap.
Kau tentunya telah mengetahui organ apa saja yang berperan dalam cara kerja pernapasan. Bisakah kau menyebutkannya secara berurutan mulai dari bagian paling luar? Supaya kau lebih mengerti, pelajarilah uraian berikut.
1. Hidung
Hidung merupakan organ pernapasan yang lokasinya paling luar. Manusia menghirup udara lewat hidung. Pada permukaan rongga hidung ada semacam rambut-rambut yang sangat halus dan juga selaput lendir yang memiliki fungsi untuk menyaring udara yang masuk dari kotoran seperti debu atau benda lainnya. Didalam rongga hidung terjadi penyesuaian suhu dan kelembapan udara sehingga udara yang masuk ke paru-paru tak terlalu kering ataupun terlalu lembap.

Udara bebas tak hanya mengandung oksigen saja, tetapi juga gas-gas yang lain. Semisal, karbon dioksida (CO2), sulfur (S), dan nitrogen (N2). Gas-gas tersebut ikut serta terhirup, tetapi hanya oksigen saja yang bisa berikatan dengan darah. Selain sebagai organ pernapasan, hidung juga merupakan indera pembau yang sangat peka. Dengan kesanggupan tersebut, manusia bisa terhindar dari menghirup gas-gas yang beracun atau berbau busuk yang mungkin mengandung bakteri dan bahan penyakit lainnya. Dari rongga hidung, udara berikutnya akan mengalir ke tenggorokan.
2. Tenggorokan
a. Pangkal Tenggorokan (Laring)
Sesudah lewat hidung, udara masuk menuju pangkal tenggorokan (laring) lewat faring. Faring berlokasi di hulu tenggorokan dan merupakan persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dan rongga hidung ke tenggorokan. Sesudah lewat laring, udara berikutnya menuju ke batang tenggorokan (trakea).
Pada batang tenggorokan ini terdapat suatu katup epiglotis. Katup ini bekerja dengan metode membuka sekiranya bernafas atau berdialog dan menutup pada ketika menelan makanan. Adanya katup tersebut, udara akan masuk ke paru-paru dan makanan akan menuju lambung. Kita jangan makan sambil berdialog,
Dikala tersebut bisa mengakibatkan makanan masuk ke paru-paru dan tenggorokan. Oleh maka, hindarilah makan sambil berdialog. Pada laring, di bawah epiglotis, terdapat pita bunyi. Tiap-tiap udara lewat pita bunyi, pita bunyi akan bergetar dan menciptakan bunyi. Dikala ini terjadi ketika kau berdialog.
b. Batang Tenggorokan (Trakea)
Batang tenggorokan tersusun dari cincin-cincin tulang rawan dan berlokasi di depan kerongkongan. Batang tenggorokan bentuknya memanjang mulai dari leher hingga ke rongga dada atas. Di dalam rongga dada, batang tenggorokan ini bercabang dua, Sesudah cabangnya masuk menuju paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
c. Cabang Batang Tenggorokan
Cabang batang tenggorokan atau bisa disebut bronkus merupakan cabang dari trakea. Bronkus terbagi menjadi dua, merupakan yang menuju paru-paru kanan dan menuju paru-paru kiri. Bronkus bercabang lagi menuju bronkiolus. Masing-masing cabang tersebut usai pada gelembung paru-paru atau alveolus.
3. Tenggorokan
Tahukah kau di mana letak paru-paru? Paru-paru berlokasi di dalam rongga dada. Diantara rongga dada dan juga rongga perut ada sebuah pembatas yang disebut dengan diafragma. Pembatas ini bukan sekedar pembatas, tetapi berperan juga dalam cara kerja pernapasan.

a. Pangkal Tenggorokan (Laring)
Sesudah lewat hidung, udara masuk menuju pangkal tenggorokan (laring) lewat faring. Faring berlokasi di hulu tenggorokan dan merupakan persimpangan antara rongga mulut ke kerongkongan dan rongga hidung ke tenggorokan. Sesudah lewat laring, udara berikutnya menuju ke batang tenggorokan (trakea).
Pada batang tenggorokan ini terdapat suatu katup epiglotis. Katup ini bekerja dengan metode membuka sekiranya bernafas atau berdialog dan menutup pada ketika menelan makanan. Adanya katup tersebut, udara akan masuk ke paru-paru dan makanan akan menuju lambung. Kita jangan makan sambil berdialog,
hal tersebut bisa mengakibatkan makanan masuk ke paru-paru dan tenggorokan. Oleh maka, hindarilah makan sambil berdialog. Pada laring, di bawah epiglotis, terdapat pita bunyi. Tiap-tiap udara lewat pita bunyi, pita bunyi akan bergetar dan menciptakan bunyi. Dikala ini terjadi ketika kau berdialog.
b. Batang Tenggorokan (Trakea)
Batang tenggorokan tersusun dari cincin-cincin tulang rawan dan berlokasi di depan kerongkongan. Batang teng-gorokan bentuknya memanjang mulai dari leher hingga ke rongga dada atas. Di dalam rongga dada, batang tenggorokan ini bercabang dua, Sesudah cabangnya masuk menuju paru-paru kanan dan paru-paru kiri.
c. Cabang Batang Tenggorokan
Cabang batang tenggorokan atau yang disebut bronkus merupakan cabang dari trakea. Bronkus terbagi menjadi dua, merupakan yang menuju paru-paru kanan dan menuju paru-paru kiri. Bronkus bercabang lagi menuju bronkiolus. Masing-masing cabang tersebut usai pada gelembung paru-paru atau alveolus.
5. Paru-paru
Tahukah kau di mana letak paru-paru? Paru-paru berlokasi didalam rongga dada. Antara rongga dada dan juga rongga perut ada sebuah pembatas yang disebut dengan diafragma. Pembatas ini bukan sekedar pembatas, tetapi berperan juga dalam cara kerja pernapasan.
Paru-paru kanan terdiri atas tiga belahan meskipun paru-paru kiri hanya dua belahan. Paru-paru kanan lebih besar dibandingkan yang kiri. Supaya lebih terang, amati olehmu gambar penampang metode pernapasan manusia berikut ini.

Paru-paru terbagi menjadi paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Pada dasarnya paru-paru berbentuk cabang-cabang dari berbagai saluran yang ujungnya bergelembung. Gelembung-gelembung tersebut disebut alveoli (tunggal:alveolus). Dalam alveoli inilah sebetulnya terjadi pertukaran gas-gas.
Paru-paru kanan terdiri atas tiga belahan meskipun paru-paru kiri hanya dua belahan. Paru-paru kanan lebih besar dibandingkan yang kiri. Supaya lebih terang.
Paru-paru kanan terdiri atas tiga belahan meskipun paru-paru kiri hanya dua belahan. Paru-paru kanan lebih besar dibandingkan yang kiri. Supaya lebih terang.
Belum ada Komentar untuk "Organ Organ Pernapasan pada Manusia dan Fungsinya"
Posting Komentar