Beberapa Contoh Cacing Nemathelminthes

Kali ini BACAMAS.COM akan membahas artikel tentang Beberapa Contoh Cacing Nemathelminthes. semoga bermanfaat untuk bisa kita pelajari dengan seksama
Beberapa Contoh Cacing Nemathelminthes adalah sebagai berikut :

A. Ascaris Lumbricoides 

             Cacing ini sering disebut cacing gelang atau cacing perut sebab bersifat parasit di dalam usus halus manusia. Cacing dewasa bisa menempuh panjang 40 cm dengan permukaan tubuh yang licin dan dilindungi lapisan kutikula. 


bukudidik.blogspot.co.id



Di dalam usus halus, cacing dewasa bertelur, kemudian telor yang mengandung embrio ini keluar bersama feses. Telur ini bila ikut tergoda oleh manusia akan menetas di usus (infeksi pasif). Larva bisa menembus dinding usus dan masuk ke dalam peredaran darah menuju paru-paru. Larva kemudian menuju ke arah faring dan apabila tertelan maka akan masuk ke usus halus juga. Di dalam usus halus cacing menghisap sari makanan dan mulai bertelur sesudah dewasa.

B. Ancylostoma Duodenale

Cacing ini dikenal sebagai cacing tambang yang persebarannya di tempat tropis Asia dan Afrika. Di tempat Amerika terdapat cacing yang serupa yang dikenal sebagai Necator americanus. Cacing tambang berukuran 1–1,5 cm dan bersifat parasit dalam usus manusia. Pada mulutnya terdapat kait berupa gigi dari kitin untuk melekat dan melukai dinding usus inangnya. Cacing ini mengisap darah inang sehingga bisa menyebabkan anemia. Penyakit yang disebabkan cacing tambang disebut ankilostomiasis.

Cacing dewasa bertelur di dalam usus dan telor ini bisa keluar bersama feses. Di tempat yang lembab dan becek telor bisa menetas menjadi larva yang disebut rhabditiform. Larva kemudian berkembang menjadi yang disebut filariform yang dapat menembus kulit kaki maupun kulit tangan lalu akan masuk ke dalam arah peredaran darah yang menuju ke jantung, ke paru-paru, ke faring, ke tenggorok, dan terakhir masuk ke dalam usus (infeksi aktif). Cacing kemudian mengisap darah pada dinding usus.

C. Trichinella Spiralis

Trichinella spiralis sering disebut cacing otot. Cacing ini bersifat parasit di usus manusia, babi, dan tikus yang bisa menyebabkan penyakit trikinosis. Larva bisa masuk bersama makanan ke dalam usus. Cacing dewasa bertelur di dalam usus dan akan menghasilkan larva. Larva bisa menembus usus mengikuti aliran darah dan bergerak menuju otot.

D. Enterobius Vermicularis

Cacing ini disebut juga cacing kremi yang bersifat parasit di dalam usus manusia lebih-lebih pada buah hati-buah hati. Cacing betina bertelur pada malam hari dan mengeluarkan zat yang bisa menyebabkan rasa gatal di tempat anus.

E. Wuchereria Bancrofti 


bukudidik.blogspot.co.id

Cacing ini bersifat parasit yang hidup pada pembuluh limfe atau getah jernih manusia. Cacing bisa menyebabkan penyumbatan aliran limfe sehingga terjadi pembengkakan, contohnya pada kaki, akibatnya kaki menjadi besar seperti kaki gajah yang disebut elepantiasis atau kaki gajah. Penyebaran cacing ditularkan via gigitan nyamuk Culex.am usus dan telor ini bisa keluar bersama feses. Di tempat yang lembab dan becek telor bisa menetas menjadi larva yang disebut rhabditiform. Larva kemudian berkembang menjadi yang disebut filariform yang akan bisa menembus kulit kaki maupun kulit tangan dan akan masuk ke dalam aliran peredaran darah yang menuju ke jantung, ke paru-paru, ke faring, ke tenggorok, dan terakhir masuk ke dalam usus (infeksi aktif). Cacing kemudian mengisap darah pada dinding usus.

Belum ada Komentar untuk "Beberapa Contoh Cacing Nemathelminthes"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel