Sistem Transportasi Organ Peredaran Darah Pada Manusia
Kali ini BACAMAS akan membahas artikel mengenai Sistem Transportasi Organ Peredaran Darah Pada Manusia semoga dapat di pelajari dan bermanfaat bagi kita bersama, aamiin.
Organ Peredaran Darah
Organ Peredaran Darah
Sebelumnya kau telah mempelajari bahwa di dalam tubuh, darah tak hanya membisu, melainkan mengalir untuk mengedarkan oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh. Darah dapat mengalir ke seluruh tubuh karena di dalam tubuh kau terdapat alat yang dapat mengedarkan darah ke seluruh tubuh. Dapatkah kau menebak organ apa saja yang berperan dalam peredaran darah manusia?
1) Jantung
Organ dalam tubuh yang berdenyut pada tempat dada merupakan jantung. Jantung merupakan salah satu organ dari peredaran darah yang paling penting bagi tubuh manusia. Seperti pada pompa, jantung memiliki fungsi untuk memompa darah, sehingga darah tersebut dapat diedarkan ke seluruh anggota tubuh. Padahal kerja jantung benar-benar berat, melainkan jantung kau bukanlah organ yang ukurannya benar-benar besar. Besar jantung manusia kaprah-kaprah sebesar sekepalan tangan.
Jantung terdiri atas 4 ruangan, merupakan serambi (atrium) kiri, serambi kanan, bilik (ventrikel) kiri, dan bilik kanan. Serambi jantung berada di sebelah atas, meski bilik jantung di sebelah bawah. Antara serambi kiri dan juga bilik kiri ada 2 buah katup yang disebut dengan bikuspidalis.
Antara serambi kanan dan juga bilik kanan ada 3 buah katup yang disebut dengan trikuspidalis. Katupkatup hal yang demikian berfungsi menjaga supaya darah dari bilik tak kembali ke serambi. Dinding jantung pada bagian bilik kiri memang lebih tebal karena pada bilik kiri memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh anggota tubuh. Dikala berdenyut, tiap-tiap ruang jantung mengendur dan terisi darah. Berikutnya, otototot jantung berkontraksi dan memompa darah keluar ruang jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara beriringan, semacam itu juga kedua bilik akan mengendur dan berkontraksi secara bersama-sama. Untuk memahami bagian-bagian jantung.
Darah yang mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir via dua pembuluh darah vena besar (vena kava) menuju serambi kanan. Sesudah atrium kanan terisi darah, akan di dorong ke bilik kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa via katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju paru-paru.
1) Jantung
Organ dalam tubuh yang berdenyut pada tempat dada merupakan jantung. Jantung merupakan salah satu organ dari peredaran darah yang paling penting bagi tubuh manusia. Seperti pada pompa, jantung memiliki fungsi untuk memompa darah, sehingga darah tersebut dapat diedarkan ke seluruh anggota tubuh. Padahal kerja jantung benar-benar berat, melainkan jantung kau bukanlah organ yang ukurannya benar-benar besar. Besar jantung manusia kaprah-kaprah sebesar sekepalan tangan.
Jantung terdiri atas 4 ruangan, merupakan serambi (atrium) kiri, serambi kanan, bilik (ventrikel) kiri, dan bilik kanan. Serambi jantung berada di sebelah atas, meski bilik jantung di sebelah bawah. Antara serambi kiri dan juga bilik kiri ada 2 buah katup yang disebut dengan bikuspidalis.
Antara serambi kanan dan juga bilik kanan ada 3 buah katup yang disebut dengan trikuspidalis. Katupkatup hal yang demikian berfungsi menjaga supaya darah dari bilik tak kembali ke serambi. Dinding jantung pada bagian bilik kiri memang lebih tebal karena pada bilik kiri memiliki fungsi untuk memompa darah ke seluruh anggota tubuh. Dikala berdenyut, tiap-tiap ruang jantung mengendur dan terisi darah. Berikutnya, otototot jantung berkontraksi dan memompa darah keluar ruang jantung. Kedua serambi mengendur dan berkontraksi secara beriringan, semacam itu juga kedua bilik akan mengendur dan berkontraksi secara bersama-sama. Untuk memahami bagian-bagian jantung.
Darah yang mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir via dua pembuluh darah vena besar (vena kava) menuju serambi kanan. Sesudah atrium kanan terisi darah, akan di dorong ke bilik kanan. Darah dari bilik kanan akan dipompa via katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis menuju paru-paru.

Darah yang mengandung banyak oksigen mengalir via pembuluh darah yang disebut vena pulmonalis menuju ke serambi kiri. Peredaran darah yang terjadi di antara bagian kanan jantung, paru-paru, dan atrium kiri disebut peredaran pulmoner atau peredaran darah kecil. Darah dalam serambi kiri akan ditunjang menuju bilik kiri. Berikutnya, darah yang mengandung banyak oksigen ini dipompa via katup aorta yang masuk ke dalam pembuluh darah yang disebut aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Kemudian, darah kaya oksigen ini diedarkan ke seluruh tubuh, selain paru-paru.
2) Pembuluh Darah
2) Pembuluh Darah

Pembuluh darah dibedakan menjadi dua, merupakan pembuluh nadi (arteri) dan pembuluh balik (vena). Arteri merupakan sebuah pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju keluar jantung, meski pembuluh vena mengalirkan darah masuk ke dalam jantung. Arteri berisi darah yang mengandung banyak oksigen, selain arteri paru-paru. Vena berisi darah yang mengandung sedikit oksigen, selain yang berasal dari paru-paru. Ujung arteri dan juga ujung vena bercabang menjadi berbagai pembuluh kecil yang disebut dengan pembuluh kapiler. Pembuluh kapiler yaitu berfungsi sebagai penghubung antara arteri dan vena dengan sel-sel di seluruh tubuh.

Belum ada Komentar untuk "Sistem Transportasi Organ Peredaran Darah Pada Manusia"
Posting Komentar