Sistem Gerak pada Manusia
kali ini BACAMAS.COM akan
membahas artikel yang mengenai sistem gerak pada tubuh manusia yang terdiri
dari beberapa organ di antaranya Sistem gerak, Tulang Penyususn Rangka Tubuh, dan Persendian, semoga artikel ini dapat bermanfaat buat teman teman semua dalam
mempelajari sistem gerak pada tubuh manusia.
A.
Sistem
Gerak
Pernahkah kau menyadari, bagaimana tubuh kita dapat memiliki wujud seperti ini? Tubuhmu dapat memiliki wujud karena memiliki metode gerak. Metode gerak hal yang demikian terdiri atas tulang, sendi, dan otot. Ketiganya bekerja sama menyusun metode gerak. Metode gerak inilah yang memberi wujud tubuh, sebagai alat gerak, jalan, dan berlari serta mengerjakan bermacam-macam kegiatan lainnya.
Tulang, otot, dan sendi, ketiganya bersatu menyusun satu kesatuan dan memiliki fungsi yang berbeda-beda. Tulang adalah alat gerak pasif. Tulang tidak dapat digerakan seandainya tidak terdapat otot. Otot dikatakan sebagai alat gerak aktif. Otot inilah yang menggerakan rangka. Dalam kehidupan sehari-hari, otot inilah yang disebut dengan daging. Adapun sendi adalah penghubung antartulang dalam tubuh.
B.
Tulang
Penyusun Rangka Tubuh
Pernahkah kau perhatikan wujud tulang penyusun tubuh kita? Coba kau lihat pada torso atau contoh rangka manusia? Banyak sekali, bukan tulang penyusun tubuh kita? Tulang-tulang tersebutlah yang menyusun wujud tubuh kita, atau disebut juga rangka tubuh. Observasi Gambar 2.2 berikut.

Apakah fungsi rangka tubuh bagi manusia? Rangka tubuh bagi manusia memiliki fungsi sebagai berikut.
1. Memberi wujud, umpamanya tulang tengkorak yang memberi wujud pada wajah.
2. Sebagai penyangga tubuh, umpamanya tulang kaki yang menopang semua tubuh.
3. Melindungi organ-organ dalam, umpamanya tulang - tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
4. Alat gerak pasif.
5. Daerah melekatnya otot, umpamanya pada tulang kering (tibia) merekat otot. Secara garis besar, tulang yang menyusun rangka pada tubuh terbagi menjadi 3 bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan yang terakhir tulang anggota gerak.
a. Tulang Tengkorak
Tulang tengkorak adalah tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak beberapa besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang hal yang demikian saling berhubungan menyusun tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang-tulang tengkorak hal yang demikian. Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Agar lebih terang, perhatikan gambar berikut.
1. Memberi wujud, umpamanya tulang tengkorak yang memberi wujud pada wajah.
2. Sebagai penyangga tubuh, umpamanya tulang kaki yang menopang semua tubuh.
3. Melindungi organ-organ dalam, umpamanya tulang - tulang rusuk yang melindungi jantung dan paru-paru.
4. Alat gerak pasif.
5. Daerah melekatnya otot, umpamanya pada tulang kering (tibia) merekat otot. Secara garis besar, tulang yang menyusun rangka pada tubuh terbagi menjadi 3 bagian, yaitu tulang tengkorak, tulang anggota badan, dan yang terakhir tulang anggota gerak.
a. Tulang Tengkorak
Tulang tengkorak adalah tulang pembentuk kepala. Tulang-tulang tengkorak beberapa besar disusun tulang yang berbentuk pipih. Tulang-tulang hal yang demikian saling berhubungan menyusun tengkorak. Di dalam tengkorak ini terdapat mata, otak, dan organ lainnya yang terlindung oleh tulang-tulang tengkorak hal yang demikian. Tulang tengkorak tersusun atas tulang pipi, tulang rahang, tulang mata, tulang hidung, tulang dahi, tulang ubun-ubun, tulang pelipis, dan tulang baji. Agar lebih terang, perhatikan gambar berikut.
b. Tulang Member Badan
Tulang anggota badan tersusun oleh beberapa tulang yaitu tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan juga gelang panggul. Masing-masing tulang hal yang demikian menyusun kesatuan. Tulang anggota badan memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ dalam tubuh yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan lain-lain.
1. Tulang Belakang
Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, melainkan kuat. Tulang belakang terdiri dari 33 ruas yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas punggung, 5 ruas pinggang, 5 ruas kelangkang (sakrum), dan 4 ruas ekor.
Tulang anggota badan tersusun oleh beberapa tulang yaitu tulang belakang, tulang dada, tulang rusuk, dan juga gelang panggul. Masing-masing tulang hal yang demikian menyusun kesatuan. Tulang anggota badan memiliki fungsi untuk melindungi organ-organ dalam tubuh yang lunak, seperti jantung, paru-paru, ginjal, dan lain-lain.
1. Tulang Belakang
Tulang belakang tersusun atas ruas-ruas tulang yang fleksibel, melainkan kuat. Tulang belakang terdiri dari 33 ruas yaitu 7 ruas tulang leher, 12 ruas punggung, 5 ruas pinggang, 5 ruas kelangkang (sakrum), dan 4 ruas ekor.
2. Tulang Dada
Tulang dada berlokasi dekat tulang rusuk atau lebih tepatnya di tengah-tengah dada. Tulang dada terdiri dari 3 bagian yaitu bagian hulu, badan, dan juga taju pedang.
3. Tulang Rusuk
Tulang rusuk pada manusia terdiri dari dua puluh empat buah. Tulang rusuk manusia memiliki fungsi sebagai pelindung dari organ-organ dalam manusia, seperti jantung dan paru-paru. Berikut rincian dari tulang rusuk manusia yaitu 7 pasang tulang rusuk sejati, 3 pasang tulang rusuk palsu, dan 2 pasang tulang rusuk melayang.
4. Tulang Panggul
Gelang panggul atau tulang panggul berlokasi di ujung bawah tulang belakang. Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang genitalia (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).
Gelang panggul atau tulang panggul berlokasi di ujung bawah tulang belakang. Gelang panggul terdiri atas 2 tulang usus (ilium), 2 tulang genitalia (ischium), dan 2 tulang duduk (pubis).
c. Tulang Member Gerak
Tulang anggota gerak pada manusia terdiri dari 2 tulang yaitu tulang anggota gerak bagian atas (yaitu di tangan) dan juga tulang anggota gerak bagian bawah (yaitu di kaki). Masing-masing tulang hal yang demikian tersusun oleh beberapa tulang. Apakah kau tahu penyusun tulang anggota gerak bagian atas dan bagian bawah?Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terwujud dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulangbetis (fibula), dan tulang kering (tibia). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut.
Tulang anggota gerak pada manusia terdiri dari 2 tulang yaitu tulang anggota gerak bagian atas (yaitu di tangan) dan juga tulang anggota gerak bagian bawah (yaitu di kaki). Masing-masing tulang hal yang demikian tersusun oleh beberapa tulang. Apakah kau tahu penyusun tulang anggota gerak bagian atas dan bagian bawah?Tulang anggota gerak bagian atas atau tangan terwujud dari tulang lengan atas (humerus), tulang pengumpil (radius), dan tulang hasta (ulna). Adapun tulang penyusun anggota gerak bagian bawah adalah tulang paha (femur), tulangbetis (fibula), dan tulang kering (tibia). Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut.
C.
Persendian
Kamu tentu tahu bahwa tulang-tulang tubuh saling berhubungan satu sama lain. Kekerabatan antara tulang yang satu dengan tulang yang lain disebut persendian. Pada ujung-ujung tulang terdapat tulang rawan yang adalah bantalan sehingga tulang tidak langsung bertemu dengan tulang lain. Tulang-tulang yang ada pada persendian dapat diikat oleh suatu bahan yang sangat kuat dan lentur yang disebut dengan ligamen.
Cobalah kau perhatikan sambungan pada tulang kaki ayam. Kamu akan sulit memisahkan antara tulang satu dengan tulang lainnya karena ada semacam “daging” berwarna putih kekuningan yang sungguh-sungguh liat. Komponen yang liat dan lentur itulah ligamen. Persendian diikat pula oleh otot-otot yang sungguh-sungguh kuat. Kondisi inilah yang membuat sendi memungkinkan adanya pergerakan, melainkan tulang-tulangnya tidak lepas satu sama lain. Ruang yang terwujud antara kedua tulang itu terisi oleh minyak sendi yang dijadikan oleh membran sendi.
Agar kau lebih memahami mengenai sendi, lakukan kegiatan berikut
Cobalah kau perhatikan sambungan pada tulang kaki ayam. Kamu akan sulit memisahkan antara tulang satu dengan tulang lainnya karena ada semacam “daging” berwarna putih kekuningan yang sungguh-sungguh liat. Komponen yang liat dan lentur itulah ligamen. Persendian diikat pula oleh otot-otot yang sungguh-sungguh kuat. Kondisi inilah yang membuat sendi memungkinkan adanya pergerakan, melainkan tulang-tulangnya tidak lepas satu sama lain. Ruang yang terwujud antara kedua tulang itu terisi oleh minyak sendi yang dijadikan oleh membran sendi.
Agar kau lebih memahami mengenai sendi, lakukan kegiatan berikut
Persendian memegang peran penting dalam pergerakan tubuh. Dengan memiliki sendi, kaki dan juga tangan yang dapat dilipat, diputar, dan juga sebagainya. Tanpa sendi kau akan sulit bergerak malahan tidak dapat bergerak sama sekali. Memang ada persendian yang sungguh-sungguh kaku sehingga tidak memungkinkan adanya gerakan. Namun, banyak persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan.
Berdasarkan sifat gerak tersebut, sendi bisa dibedakan menjadi 3 yaitu sendi mati (sinartrosis), sendi gerak (diartorsis), dan yang terakhir sendi kaku (amfiartrosis). Sendi mati adalah kekerabatan antartulang yang tidak dapat digerakkan, umpamanya pada tulang tengkorak. Sendi gerak adalah kekerabatan antartulang yang memungkinkan terjadi gerakan tulang secara bebas. Adapun sendi kaku adalah kekerabatan antar tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan tulang secara terbatas, umpamanya adalah tulang pergelangan tangan.
Berdasarkan formatnya, persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan dibagi menjadi lima wujud, adalah sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi geser, dan sendi pelana.
Berdasarkan sifat gerak tersebut, sendi bisa dibedakan menjadi 3 yaitu sendi mati (sinartrosis), sendi gerak (diartorsis), dan yang terakhir sendi kaku (amfiartrosis). Sendi mati adalah kekerabatan antartulang yang tidak dapat digerakkan, umpamanya pada tulang tengkorak. Sendi gerak adalah kekerabatan antartulang yang memungkinkan terjadi gerakan tulang secara bebas. Adapun sendi kaku adalah kekerabatan antar tulang yang memungkinkan terjadinya gerakan tulang secara terbatas, umpamanya adalah tulang pergelangan tangan.
Berdasarkan formatnya, persendian yang memungkinkan terjadinya gerakan dibagi menjadi lima wujud, adalah sendi peluru, sendi engsel, sendi putar, sendi geser, dan sendi pelana.
1. Sendi peluru, memungkinkan gerakan yang bebas hampir ke semua arah, umpamanya sendi antara lengan atas dan bahu.
2. Sendi engsel, memungkinkan gerakan satu bidang seperti pada engsel pintu atau jendela, umpamanya sendi pada siku dan lutut.
2. Sendi engsel, memungkinkan gerakan satu bidang seperti pada engsel pintu atau jendela, umpamanya sendi pada siku dan lutut.
3. Sendi putar, memungkinkan gerakan memutar, umpamanya sendi pada tulang leher.
4. Sendi geser, memungkinkan pergeseran antar tulang, umpamanya sendi yang terdapat pada tulang belakang.
4. Sendi geser, memungkinkan pergeseran antar tulang, umpamanya sendi yang terdapat pada tulang belakang.
5. Sendi pelana, memungkinkan gerakan memutar dan melengkung, umpamanya sendi pada ibu jari.
D. Otot
Tulang adalah bagian penting untuk pergerakan, melainkan tulang tidak dapat bergerak sendiri. Oleh karenanya tulang disebut alat gerak pasif. Komponen tubuh yang dapat mengerjakan pergerakan adalah otot. Kamu ini karena otot mampu memendek dan memanjang sehingga memungkinkan terjadinya gerakan. Cobalah kau perhatikan otot yang ada di lengan atasmu. Dapatkah kau menemukan perbedaan pada saat lengan diluruskan dan lengan dilipat? Kamu bisa melipat lengan bawah mu dikarenakan otot biseps memendek. Tidak otot biseps tidak dapat memendek karenanya tidak mungkin kau dapat melipat lengan bawahmu. Secara garis besar otot dapat digolongkan menjadi 3 yaitu otot lurik, otot polos, dan otot jantung.
Ø Otot Lurik
Otot ini seandainya diperhatikan menggunakan mikroskop akan nampak bagian gelap dan terang (lurik). Otot lurik adalah otot yang berfungsi dalam mengerjakan gerakan. Otot ini mendorong pergerakan, bekerja sama dengan tulang untuk pergerakan. Memendeknya (kontraksi) otot lurik dapat dipegang pantas dengan kemauan manusia
Ø Otot Polos
Otot ini seandainya diperhatikan menggunakan mikroskop nampak polos. Ada bagian yang gelap dan juga ada bagian yang terang seperti halnya pada otot lurik. Otot polos adalah penyusun organ-organ tubuh bagian dalam, umpamanya saluran pencernaan dan saluran pernafasan. Kontraksi otot polos tidak dapat dipegang secara sadar sehingga kau tidak dapat menentukan kapan usus wajib berkontraksi dan kapan wajib stop. Otot polos bekerja di luar kesadaran manusia.
Otot ini seandainya diperhatikan menggunakan mikroskop nampak polos. Ada bagian yang gelap dan juga ada bagian yang terang seperti halnya pada otot lurik. Otot polos adalah penyusun organ-organ tubuh bagian dalam, umpamanya saluran pencernaan dan saluran pernafasan. Kontraksi otot polos tidak dapat dipegang secara sadar sehingga kau tidak dapat menentukan kapan usus wajib berkontraksi dan kapan wajib stop. Otot polos bekerja di luar kesadaran manusia.
![]() |
| otot polos |
Ø Otot Jantung
Otot jantung nampak seperti otot lurik, melainkan kontraksi otot ini tidak dapat dipegang secara sadar. Oleh karena itu, kau tidak dapat memegang kapan jantung wajib berdetak pesat dan kapan wajib berdetak lambat.
Otot jantung nampak seperti otot lurik, melainkan kontraksi otot ini tidak dapat dipegang secara sadar. Oleh karena itu, kau tidak dapat memegang kapan jantung wajib berdetak pesat dan kapan wajib berdetak lambat.
![]() |
| otot jantung hanya terdapat pada organ jantung |
















Belum ada Komentar untuk "Sistem Gerak pada Manusia"
Posting Komentar